Jum’at, 10/7/2016 13:12 WIB
Kampung Poncol, Kabupaten Bekasi
mulai memasuki musim panen padi. Hal tersebut terlihat dari petani di Kampung
Poncol yang mulai menjemur gabah sepanjang jalan utama Kampung Poncol. Hal ini
mengakibatkan terganggunya jalur laju kendaran pada kampung tersebut,
dikarenakan warganya yang tidak hanya menggunakan sepeda motor, melainkan menggunakan mobil untuk keperluan
sehari-hari.
Menurut Idin (61), panen tahun ini banyak memakan waktu dan tenaga dikarenakan hujan yang mendadak, kurangnya alat-alat panen, terlebih petani di Kampung Poncol masih menggunakan alat tradisional. "Panen tahun ini sepi-sepi aja, ga seramai tahun-tahun lalu. Mungkin karna kebanyakan lahan sawah yang sudah diratakan untuk pembangunan perumahan dan sebagainya," jelas pak Idin.
Menurut Idin (61), panen tahun ini banyak memakan waktu dan tenaga dikarenakan hujan yang mendadak, kurangnya alat-alat panen, terlebih petani di Kampung Poncol masih menggunakan alat tradisional. "Panen tahun ini sepi-sepi aja, ga seramai tahun-tahun lalu. Mungkin karna kebanyakan lahan sawah yang sudah diratakan untuk pembangunan perumahan dan sebagainya," jelas pak Idin.
Memasuki minggu ketiga, Kampung
Poncol sudah menjemur gabah-gabah. Tidak hanya dilahan kosong, para petani
mulai menjarah jalanan utama untuk menjemur gabah-gabah tersebut. Penjemuran dilakukan
dibawah sinar matahari langsung dan diaduk sekitar lima jam sekali. Namun jika
hujan turun, gabah-gabah tersebut ditutup terpal sehingga air hujan tidak
merembas kedalam dan merendam gabah-gabah yang hampir kering.
Banyak lahan sawah di kampung ini
telah berubah menjadi perumahan, ruko, serta rumah-rumah. Menyebabkan berkurangnya
hasil panen dari biasanya. Ditambah, tahun ini panen padi dibarengi dengan
musim hujan. Akibatnya banyak lahan yang gagal panen serta terhambatnya
penggilingan gabah. Namun hal ini tidak mengurangi semangat para petani di
Kampung Poncol. Mereka optimis untuk panen tahun ini.

0 komentar:
Posting Komentar