Minggu, 30 Oktober 2016

Belajar Membuat Tajuk Rencana (Jurnalistik)


 Ahok, Anies, dan Jakarta

Belum selesai berita tentang Ahok yang dianggap menistakan Agama, hari ini muncul berita tentang peseturuan antara Ahok dengan Anies Basweda. Anies Basweda alias Calon Gubernur DKI Jakarta alias mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan kepada warga bahwa Gubernurnya (Ahok) tidak mengizinkan penyebaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Jakarta. Tentu saja warga Jakarta merasa ter-php-kan, karena berita yang simpang siur. Sebenarnya bukan tanpa alasan Ahok tidak mengizinkan penyebaran KIP ini, menurut beliau, Jakarta sudah memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP), jadi tidak perlulah warga Jakarta memiliki KIP, double kartu. Karna nominal yang diberikan lumayan, Ahok menganggap itu mubazir, dan warna menganggap itu rezeki. Rezeki warga soleh/solehah.

Namun Anies tidak serta-merta fine-fine saja, belau menuturkan, bisa saja warga Jakarta kebagian KJP dan KIP. KJP yang tidak dihilangkan, malah ditambahkan. Sehingga warga dapat double, jika Gubernur Jakartanya belau. Katanya (Anies). Jika ditanya, apakah penggandaan soal kartu ini proker beliau? Jawabanny adalah, “Ini bukan program saya (Anies), tapi pak Jokowi.”

Sebenarnya, didaerah lain masih ada yang membutuhkan bantuan dana. Masa di Jakarta yang sudah ada KJP ditambah dengan KIP? Atau mungkin ini hanya cara untuk menarik perhatian warga untuk pemilihan Gubernur nanti? Hanya demi dapat kursi apapun dilakukan dan dijanjikan, namun langkah ini dilihat tidak sesuai dan malah mubazir. Lebih baik diratakan keseluruh Indonesia dan dianggarkan untuk daerah yang memerlukan. Semangat untuk warga Jakarta, pilihlah dengan bijak. Jangan termakan janji-janji palsu. Jadilah pemilih yang cerdas.


Source: detikcom- LINE TODAY
Real Title: "Ini Alasan Ahok Tak Izinkan Penyebaran KIP di Jakarta yang Dikeluhkan Anies"
Share:

0 komentar:

Posting Komentar