Belum selesai berita tentang Ahok
yang dianggap menistakan Agama, hari ini muncul berita tentang peseturuan antara Ahok
dengan Anies Basweda. Anies Basweda alias Calon Gubernur DKI Jakarta alias
mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan kepada warga bahwa
Gubernurnya (Ahok) tidak mengizinkan penyebaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) di
Jakarta. Tentu saja warga Jakarta merasa ter-php-kan, karena berita yang simpang siur. Sebenarnya bukan tanpa alasan
Ahok tidak mengizinkan penyebaran KIP ini, menurut beliau, Jakarta sudah
memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP), jadi tidak perlulah warga Jakarta memiliki
KIP, double kartu. Karna nominal yang diberikan lumayan, Ahok menganggap itu
mubazir, dan warna menganggap itu rezeki. Rezeki warga soleh/solehah.
Namun Anies tidak serta-merta fine-fine saja, belau menuturkan, bisa
saja warga Jakarta kebagian KJP dan KIP. KJP yang tidak dihilangkan, malah
ditambahkan. Sehingga warga dapat double, jika Gubernur Jakartanya belau. Katanya
(Anies). Jika ditanya, apakah penggandaan soal kartu ini proker beliau? Jawabanny adalah, “Ini bukan program saya (Anies),
tapi pak Jokowi.”
Sebenarnya, didaerah lain masih ada
yang membutuhkan bantuan dana. Masa di
Jakarta yang sudah ada KJP ditambah dengan KIP? Atau mungkin ini hanya cara
untuk menarik perhatian warga untuk pemilihan Gubernur nanti? Hanya demi dapat
kursi apapun dilakukan dan dijanjikan, namun langkah ini dilihat tidak sesuai
dan malah mubazir. Lebih baik diratakan keseluruh Indonesia dan dianggarkan untuk
daerah yang memerlukan. Semangat untuk warga Jakarta, pilihlah dengan bijak. Jangan
termakan janji-janji palsu. Jadilah pemilih yang cerdas.
Source: detikcom- LINE TODAY
Real Title: "Ini Alasan Ahok Tak Izinkan Penyebaran KIP di Jakarta yang Dikeluhkan Anies"


