Merawat
dan Menjaga Kesehatan Bayi Kucing
Bayi kucing memang sangat lucu karena berukuran kecil seperti buntelan
bulu, namun tentu saja bayi-bayi ini akan tumbuh menjadi anak kucing yang aktif
. Walaupun terlihat aktif dan cenderung ingin menjelajahi daerah sekitarnya
secepatnya, namun sistem kekebalan tubuh anak kucing belum sepenuhnya
berkembang seperti pada kucing dewasa, oleh karena itu anak kucing lebih
berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan lainnya ketika mereka masih
muda.
Dengan menjaga anak kucing tetap bersama induknya dapat meminalisir
penyakit yang menyerang, karena si anak kucing akan mendapatkan kekebalannya
lewat air susu induknya. Selain itu menjaga anak kucing agar tidak bermain di
luar bersama anak kucing lainnya agar kesehatannya terjaga hingga nantinya anak
kucing tersebut di beri vaksin, merupakan cara lain untuk menjauhkan anak
kucing dari penyakit.
Dengan memjaga kebersihan kandang dan anak kucing beserta induknya, merupakan
salah satu cara agar kucing-kucing terhindar dari penyakit. Bersihkan kandang
sesering mungkin, terlebih ketika kandang tersebut mulai tercium bau yang tidak
sedap yang berasal dari kotoran kucing. Kemudian kalian bisa memandikannya,
anak kucing dan induknya tidak perlu terlalu sering dimandikan, hanya di lap
dengan handuk atau kain yang dibasahi air dingin maksimal seminggu tiga kali. Juga,
dengan mencuci gigi, telinga, dan kuku kucing. Spot yang paling rentan tertular
dengan kuman dan bakteri. Dan hal terpenting dalam kesehatan kucing adalah
vaksin. Vaksin wajib dilakukan secara rutin untuk menghindari virus dan
penyakit.
